Seleksi UNIVERSITAS SRIWIJAYA Kian Ketat dan akan mengurangi kuota penerimaan

Standar

Kembali mengutip berita dari http://www.okezone.com

PALEMBANG – Calon mahasiswa yang berminat kuliah di Universitas Sriwijaya (Unsri) kini harus berkompetisi ekstra ketat. Berdasarkan data terakhir panitia lokal SNMPTN 23, jumlah pendaftar Unsri membeludak mencapai 16.225 peminat.

Menurut Ketua Panitia Lokal Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Unsri Zulkifli Dahlan, bila dibandingkan tahun lalu dengan 14 ribu peminat, jumlah peminat Unsri tahun ini memang meningkat signifikan. Persaingan perebutan kursi untuk kuliah di Unsri pun semakin ketat. Karena kuota mahasiswa yang diterima melalui ujian tertulis tanggal 12-13 Juni hanya tersisa sekira 3.000-an dari 6.016 kuota yang disediakan.

“Kalau naik itu wajar, soalnya jumlah lulusan SMA juga naik tahun ini. Tapi dengan kuota yang hampir sama dengan tahun lalu, artinya persaingan merebut kursi di Unsri memang semakin ketat,” kata dia.

Menurut Zulkifli, berdasarkan data yang masuk ke pihaknya sampai kemarin sore pukul 15.45 WIB, tercatat 6.504 peminat mendaftar untuk program IPA, 4.662 peminat mendaftar untuk program IPS, dan 5.059 peminat untuk program IPC. “Jadi sejak 10 Mei, total peminatnya sekarang 16.225 orang,” kata Zulkifli.

Selain faktor banyaknya jumlah kelulusan tahun ini, membeludaknya jumlah peminat ke Unsri juga dipengaruhi citra dan kualitas Unsri yang semakin setara dengan PTN di Pulau Jawa. Saat ini semua PTN pun diakuinya memang berlomba meningkatkan citra dan kualitasnya untuk menciptakan lulusan yang berkualitas.

Sementara itu, berdasarkan pantauan kemarin di sejumlah cabang Bank Mandiri, diketahui ada sejumlah pendaftar SNMPTN yang dialihkan dari Bank Mandiri cabang Arief ke Bank Mandiri cabang Bank Mandiri A Rivai, menyusul adanya gangguan komunikasi. “Memang sempat offline tapi cuma sebentar paling sekira 15 menit. Karena ada gangguan komunikasi di jaringan kami. Jadi pendaftar sementara kami alihkan ke cabang terdekat,” ungkap Kepala Cabang Bank Mandiri Arief Purwanto.

Walaupun sempat terganggu, hal itu tak memengaruhi pendaftaran peserta SNMPTN. Sebab, pendaftar langsung bisa dialihkan ke cabang Bank Mandiri terdekat yang tidak mengalami gangguan. Pihaknya juga sudah mengantisipasi banyaknya pendaftar dengan menyediakan layanan mobile di Kampus Unsri Bukit Besar sejak hari pertama pendaftaran dimulai.

“Kami sediakan layanan itu, petugasnya bahkan kami perbanyak Jadi empat. Jadi tidak ada masalah,” ujar dia.

 

PALEMBANG – Meski baru dibuka tiga hari, pendaftaran online Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), di Palembang ramai peminat.

Sampai kemarin misalnya, Universitas Sriwijaya (Unsri) mencatat sekira 876 pendaftar. Menurut Ketua Panita SNMPTN Unsri, Zulkifli Dahlan DEA, data tersebut diperbaharui sekira pukul 13.30 WIB, kemarin. Jumlahnya akan berubah terus karena pendaftaran melalui website dapat dilakukan calon peserta dari rumah atau warnet. Dijelaskan Zulkifli, jumlah peminat Unsri terbagi menjadi beberapa kategori yakni untuk peserta SNMPTN IPA 340 orang, kemudian kelompok IPS 244 peserta, dan kelompok IPC 292 peserta.

“Totalnya ada 876 peminat untuk Unsri, mereka terbagi untuk kelas IPA, IPS, dan campuran,” jelasnya.

Mereka yang sudah mendaftar, Zulkifli mengimbuhkan, umumnya peserta yang sudah melakukan pembayaran pada hari Kamis dan Jumat sebelumnya sehingga setelah mendapatkan PIN dan Kode Akses Pendaftaran (KAP), calon peserta sudah bisa mendaftar dengan melogin website resmi SNMPTN untuk mengetahui prosesnya.

Zulkifli juga menuturkan, tahun ini Unsri melakukan pengurangan jumlah kuota penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2012 menjadi 6.016 orang. Jumlah ini berkurang sekira 103 mahasiswa baru dibanding tahun 2011 yakni 6.119 mahasiswa.

“Belajar dari tahun lalu, ada prodi yang belum diminati. Jadi dari kursi yang disediakan hanya sebagian yang mendaftar ulang. Makanya kami kurangi,” jelasnya.
Sementara hingg Jumat, 12 Mei lalu, calon pendaftar SNMPTN terus terlihat pada beberapa cabang Bank Mandiri Palembang. Danilla, pelajar SMA Xaverius 2, Palembang mengatakan, sengaja mendaftar lebih awal pada hari pertama untuk menghindari antrean yang membludak.

“Sengajo daftar sekarang. Kalo kagek takutnyo rame dan ribet jadi mending daftar sekarang sudahnyo biso tenang (Sengaja daftar sekarang. Kalau tidak, takutnya ramai dan ribet. Jadi mending daftar sekarang, sudahnya bisa tenang),” tuturnya. (komalasari/koran si)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s