Media Pembelajaran : Alat Peraga Menara Hanoi

Standar

Alat peraga menara hanoi dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran untuk:

1. Melatih kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah (problem solving)

2. Menemukan barisan bilangan dengan cara bermain

3. Menemukan rumus pola bilangan

 Alat peraga dalam pembelajaran atau yang lebih akrab dengan sebutan media pembelajaran sangat berperan penting dalam penyampaian sebuah materi dalam proses belajar-mengajar. Dalam memahami suatu konsep siswa masih harus diberikan kegiatan yang berhubungan dengan benda nyata atau kejadian nyata yang dapat diterima oleh akal siswa. Karena, dalam belajar matematika pengalaman belajar siswa sangatlah penting. Pengalaman tersebut akan sangat mudah dipahami apabila ditunjang dengan alat bantu belajar, agar pemahaman matematika tersebut menjadi konkret. Dengan bantuan media pembelajaran, suatu pelajaran yang terkesan sulit seperti matematika akan lebih hidup dan menarik sehingga paradigma kalau matematika itu selalu identik dengan sulit akan terasa lebih santai dan menyenangkan. Siswa diharapkan untuk lebih mudah memahami sebuah konsep dan dasar sebuah materi pelajaran sehingga siswa memiliki dasar-dasar pemahaman yang kokoh dalam memahami konsep-konsep selanjutnya.

Dalam matematika ada banyak pola dan barisan billangan yang kita jumpai mulai dari tingkat SD yang sederhana sampai SMA bahkan perguruan tinggi. Sungguh tidak lucu rasanya kalau kita begitu sering menemukan dan menggunakan barisan dan pola tersebut tanpa mengetahui prosesnya. Pembuktian langsung dengan menggunakan rumus-rumus mungkin akan sangat membosankan. Untuk itu media alat peraga menara Hanoi ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan agar suatu materi atau pemahaman bisa masuk ke siswa sehingga dengan mudah dapat dipahami..

Pembahasan mengenai pemanfaatan alat peraga menara Hanoi dalam pembelajaran pada kesempatan ini akan dibatasi untuk tingkatan Sekolah Dasar (SD).


Kelas/Semester                                    : VI/1

Aspek :                                                : Bilangan

Standar Kompetensi                                        : 1. Melakukan operasi hitung bilangan bulat dalam pemecahan masalah

Kompetensi Dasar                                             :1.3 Menyelesaikan masalah yang melibatkan operasi hitung termasuk penggunaan akar dan

                     pangkat Pemanfaatan dalam pembelajaran.

Tujuan alat peraga menara hanoi untuk pembelajaran matematika di SD dapat dimanfaatkan  untuk:

·         Meminta siswa melakukan pemindahan 1 cakram, 2 cakram, dan seterusnya. Tujuannya adalah melatih siswa menganalisis dan mengatur strategi penyelesaian.

·         Meminta siswa menduga nilai bilangan berikutnya dari barisan bilangan yang telah diperoleh, misalnya: setelah melakukan percobaan hingga 4 cakram diperoleh barisan bilangan 1, 3, 7, 15. Berapakah bilangan berikutnya?

·         Meminta siswa menduga pola bilangan dari barisan bilangan yang telah diperoleh, misalnya: 1=2-1, 3=4-1, 7=8-1 atau 1=21-1, 3=22-1, 7=23-1.

   

          ASAL TEKA TEKI MENARA HANOI

Menara Hanoi merupakan salah satu diantara berbagai teka-teki dalam matematika. Teka-teki ini ditemukan ditemukan oleh  Edouard Lucas, ahli matematika Perancis di tahun 1883. Teka-teki ini berdasarkan pada sebuah cerita legenda tentang candi Indian atau menara Benares di India yang memiliki tiga tiang dan salah satu tiangnya terdapat 64 tumpukan cakram emas. Para pendeta mendapat tugas untuk memindahkan cakram emas itu ke tiang yang lain sesuai dengan suatu aturan. Pendeta Brahma, melaksanakan tugas dari peramal di masa lalu, sesuai dengan aturan teka-teki ini. Menurut legenda ini, bila teka-teki ini diselesaikan, dunia akan kiamat. Tidak jelas benar apakah Lucas menemukan legenda ini atau terinspirasi olehnya. Bila legenda ini benar, dan pendeta itu bisa memindahkan satu cakram tiap detik, menggunakan pemindahan paling sedikit, maka akan memakan waktu 264−1 detik atau kurang lebih 584,582 milyar tahun.

 

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s